Muncul Token Babi yang Dianggap Pesaing Dogecoin

Jika dilihat sekilas koin ini nyaris mirip dengan Doge.

Pig Token. (Ilustrasi: cryptoday)

Cryptoday.id – Token babi ini bernama Pig token dan belakangan terakhir ramai diperbincangkan pecinta kripto lantarab diklaim mirip dengn dogecoin.

Namun banyak pertanyaan pun muncul mengenai apa itu token Babi, dan apa saja fitur-fiturnya. Apakah token Babi sah?dan Bagaimana dengan komunitas yang mendukung token Pig?.

Berdasarkan informasi dari situs resminya, Pig adalah token yang didasarkan pada Binance Smart Chain, dengan sejumlah fitur yang mengesankan. Ini adalah token pertama dengan desain Lubang Hitam, yang secara eksponensial memotong total pasokan yang beredar dalam jumlah besar.

Pig menggabungkan ini dengan fitur auto-likuiditas inovatif yang meningkatkan likuiditas token dengan cepat. Akhirnya, Pig memiliki desentralisasi besar-besaran dalam skala yang jarang terlihat di token lain. Ketiga fitur ini digabungkan untuk menghasilkan token pembangkit tenaga listrik yang hanya dimiliki oleh komunitas.

Pig juga mengadopsi model Peluncuran Adil di mana 100% pasokan Babi diunggulkan sebagai likuiditas, yang berarti tidak ada prapenjualan dan tidak ada alokasi untuk anggota timnya.

“Banyak orang yang meminta kami untuk membuat whitepaper jadi kami membuatnya, yang akan segera dipublikasikan di saluran Telegram PIG,” tulis postingannya di tweeter.

Sejak diluncurkan, komunitas Pig telah berkembang secara signifikan, dengan lebih dari 28.000 anggota Telegram, lebih dari 229.000 pemegang token Pig, dan lebih dari 48.000 pengikut Twitter. Ia juga memiliki lebih dari 57% pasokan yang dipegang oleh Lubang Hitam.

Sumber: cointelegraph.com

Exit mobile version